Beato Aegidius dari Assisi

Beato Aegidius dari Assisi (1190-1262) adalah salah satu pengikut pertama santo Fransiskus dari Assisi. Sebelum menjadi pengikut St. Fransiskus, ia dikenal sebagai seorang petani yang sederhana. Pada bulan April 1209, Aegidius tergerak untuk mengikuti jejak dua orang kawannya dari Assisi yang telah lebih dahulu mengikuti jejak St. Fransiskus. Pada tahun itu juga, Aegidius memohon untuk diterima dalam kelompok kecil St. Fransiskus dan ia menerima pakaian pertobatan pada peringatan St. Gregorius (23 April).

Aegidius adalah seorang yang sangat sederhana. Ia tidak banyak mengerti tentang teologi dan ajaran-ajaran klasik, namun kontemplasi yang mendalam serta cinta kasih ilahi membuatnya dikenal sebagai pengkhotbah yang ulung. Berbagai ajaran kebijaksanaan ke luar dari mulutnya serta tulisannya. Bahkan Paus Gregorius IX berkenan menemui Aegidius yang saat itu tinggal di Perugia hanya untuk meminta nasehat kepada orang sederhana itu.

Bagi para Fransiskan Kustodi Tanah Suci, tahun 2015 adalah tahun ke-800 sejak para saudara Fransiskan pertama kali menginjakkan kaki di tanah kudus ini. Antara tahun 1214 dan 1215, dua orang saudara Fransiskan datang untuk mengunjungi Makam Kudus di Yerusalem dan beberapa tempat suci lainnya. Ya, mereka adalah saudara Aegidius dari Assisi beserta saudara Pellegrino dari Falerone. Mereka adalah benih pertama yang mengawali pelayanan para Fransiskan di Tanah Suci ini.

Aegidius wafat pada tahun 1262. Ia menjalani hidup sebagai seorang saudara dina selama 52 tahun. Paus Pius VI menyatakan Aegidius sebagai seorang Beato pada tahun 1777. Setiap tahun, Beato Aegidius diperingati pada tanggal 23 April. Khusus pada tahun 2015 ini, Kustos Tanah Suci meminta semua komunitas Fransiskan di Holy Land untuk memperingati Beato Aegidius sebagai pesta (bukan peringatan) mengingat sejarah yang terjadi delapan ratus tahun lalu di tanah ini.

Selamat Pesta!

Beato Aegidius, doakanlah kami!

artikel OFM

Leave a Reply

*

captcha *